Oleh : Rahmat Guret
Milenial; dimana kita harus bergerak
secepat kilat jika kita ingin terus berada pada arus zaman. Segala sesuatunya
berubah dengan cepat. Hari esok datang dengan berjuta perkembangan dan hal-hal
baru. Begitu juga halnya teknologi, Teknologi khususnya Internet berkembang
sedemikian pesatnya sehingga memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan
manusia. Internet mampu membawa kita pada era globalisasi dan perubahan, suatu
era dimana batas-batas geografis suatu wilayah, atau negara menjadi
terhilangkan. Tidak hanya sekat-sekat geografis, sekat waktupun terhilangkan
oleh Internet. Dimana dan kapanpun kita dapat bekerja, berkomunikasi, berinteraksi,
menciptakan dan menyebarkan data, informasi, dan pengetahuan dengan sangat
cepat dan akurat, ke berbagai belahan dunia, asal terhubung dengan internet.
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi kini telah mengubah cara pandang dan bertindak masyarakat dalam menghabiskan waktu untuk bekerja dan mengatasi segala permasalahannya. Muncul paradigma baru dalam masyarakat yang mengekspresikan perubahan baru dalam aktifitas kehidupan masyarakat sebagai dampak dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi.
Dampak kemajuan Teknologi
dalam dunia pendidikan sangatlah luar biasa. Berbagai model pembelajaran dengan
memanfaatkan komputer sangat mungkin menghandle perkembangan dunia pendidikan.
Model pembelajaran tersebut memungkinkan guru dan peserta didik mencari bahan
pembelajaran sendiri langsung dari situs-situs di internet melalui komputer
sebagai sarana belajar. Dengan memahami cara menggunakan komputer, guru dan
peserta didik dapat mengakses bahan pelajaran melalui jaringan intranet dan
internet, dan melalui Video dapat mempelajari bahan pembelajaran secara
interaktif dan menarik, tanpa harus didampingi oleh seorang guru secara
langsung. Dengan demikian Dunia pendidikan termasuk yang sangat diuntungkan
dari kemajuan teknologi informasi dan komunikasi karena memperoleh manfaat yang
luar biasa. Mulai dari eksplorasi materi-materi pembelajaran berkualitas
seperti literatur, jurnal, dan buku, membangun forum-forum diskusi ilmiah,
sampai konsultasi/diskusi dengan para pakar di dunia, semua itu dapat dengan mudah
dilakukan dan tanpa mengalami sekat-sekat karena setiap individu dapat
melakukannya sendiri.
Bagi negara-negara maju,
pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi bukan hal yang baru
lagi. Mereka telah terlebih dulu dan lebih maju dalam menerapkan berbagai
teknik dan model pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Indonesia khususnya Maluku Utara masih tergolong pemula dalam menerapkan sistem
ini. Namun sebagai pemula tentu kita punya kesempatan berharga untuk belajar
banyak atas keberhasilan dan kegagalan negara-negara maju yang telah
menerapkannya sehingga penerapan pendidikan berbasis teknologi informasi dan
komunikasiini menjadi lebih terarah. Sebagai pemula, Pemerintah Indonesia sudah
termasuk cepat dalam menanggapi kebutuhan dunia pendidikan terhadap teknologi
informasi dan komunikasi. Sebagai contoh, pada pendidikan tinggi (kampus
khususnya di Akademi Ilmu Komputer Ternate
ini), ketersediaan internet kini semakin meluas dengan tersedianya layanan
Wi-Fi yang dapat memudahkan mahasiswa-mahasisnya untuk dapat menggunakan
internet, yang semuanya itu memberikan penguatan pada proses belajar mengajar
dikampus. Demikian juga pada pendidikan dasar, menengah dan kejuruan,
Pemerintah telah membangun situs pembelajaran berbasis online, penyediaan menyediakan
fasilitas-fasilitas penunjang sehingga wujud nyata langkah pemerintah dalam
membangun pembelajaran berbasis online pada dunia pendidikan di tanah air. Semua
hal tersebut tidak lain adalah upaya untuk mendorong kemajuan teknologi
informasi dan komunikasi dalam pendidikan kita agar pendidikan di Indonesia
dapat lebih cepat mengejar ketertinggalannya dari Negara-negara lain.
Pengembangan pendidikan
berbasis teknologi informasi dan komunikasi perlu menjadi pemikiran serius
berbagai pihak, serta perlu strategi terstruktur dengan tahapan yang terarah
pasti menuju kepada upaya peningkatan kualitas pendidikan yang berkesetaraan
global sehingga pendidikan kita tidak semakin terpuruk di antara kemajuan
pendidikan di dunia yang sudah berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
Harus ada skenario berjenjang
dalam penerapan model pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi
yang didasari atas kemampuan sekolah dalam menyerap dan mengimplementasikan
teknologi informasi dan komunikasi.
Perlu adanya campur tangan
dari pemerintah untuk mendorong iklim sekolah, guru, siswa agar mampu mengubah
paradigma pembelajaran konvensional yang mutlak mengandalkan guru, menjadi
pembelajaran modern yang menempatkan guru sebagai fasilitator dan motivator
belajar, dan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana
belajar.
Secara bertahap sekolah yang
terlibat dalam pendidikan berbasis teknologi informasi dan komunikasi harus
meningkat dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk
pembelajaran,
Perlu komitmen kuat guru,
sekolah yang kuat, yang dapat dilihat dari dukungan infrastruktur, dukungan
learning content, dukungan percepatan penguasaan teknologi informasi dan
komunikasi dikalangan pengajar, dan dukungan staff administrator dari sekolah.
Perlu dibentuk infrastruktur
pendukung seperti divisi pusat pendidikan berbasis teknologi informasi dan
komunikasi, baik pada tingkat provinsi, kabupaten, serta administrator di
sekolah, untuk mengorganisasikan penerapan sistem pendidikan berbasis teknologi
informasi dan komunikasi.
#RG
#RG
