Senin, 20 April 2020

KONSEP PENDIDIKAN ISLAM

MATA KULIAH :

LANDASAN PENDIDIKAN ISLAM

(Makalah kuliah Teknologi Pendidikan Univesitas Islam Assyafi'iyah Jakarta)

OLEH : RAHMAT GURET

Program Study  : Magister Teknologi Pendidikan



A.     LATAR BELAKANG

     Pada jaman modern sekarang ini , masa dimana globalisasi tidak bisa di hindari. akan tetapi, adanya perkembangan jaman itulah yang harus diterima dengan cara memilih apa saja yang  harus kita pilih untuk memanusiakan manusia itu sendiri.

Belakangan ini konsep pendidikan yang kurang efektif dan realitanya banyak di temukan di kota-kota besar. Memang dalam ke ilmuan non agama  bisa di katakan unggul, akan tetapi, nilai spiritual yang ada sangat-lah tidak cocok bila dikatan seorang  pelajar  Muslim.

Pendidikan dalam Islam mengajarkan setiap manusia umumnya dan umat Islam  hususnya untuk mencapai dan mewujudkan sebuah tujuan yang sesungguhnya yaitu untuk selalu taat dan patuh kepada Allah SWT. Ketidak patuhan inilah yang tidak memiliki dasar pendidikan.

Orang tua mempunyai  peran penting untuk membimbing , membina dan mendidik anknya untuk menjadi anak yang beriman dan bertaqwa kepada Allah SWT. Maka dari  itu penulis akan menjabarkan tentang konsep pendidikan Islam  yang telah di atur oleh agama Islam, agar bisa membentuk karakter dan potensi manusia baik dari jasmaniayah maupun rohaniyah agar lebih baik lagi.

       C.        KONSEP PENDIDIKAN ISLAM

        Pendidikan dalam Islam adalah suatu konsep pendidikan yang berlandaskan Agama Islam.  Pendidikan Islam juga dapat di artikan pengenalan dan pengakuan yang secara angsur ditanamakan kepada diri manusia. Menurut Al-Abkasy, pendidikan islam adalah mempersiapkan diri manusia supaya hidup dengan sepurna dan bahagia, mencintai tanah air, tegap jasmaninya, sempurna budipekertinya, pola pemikirannya teratur dengan rapi, perasaanya halus, profesional dalam bekerja dan manis tutur katanya.

Pendidikan dalam bahasa Indonesia berasal dari kata “didik” dengan memberinya awalan “pe” dan akhiran “an” mengandung arti “perbuatan” istilah pendidikan semula berasal dari kata yunani yaitu “paedogogie”, yang berarti bimbingan yang diberikan kepada anak. Istilah ini diterjemahkan kedalam bahasa inggris dengan “education” yang berarti pengembangan atau bimbingan.  Dalam Al-Qura’an tidak ditemukan kata al-tarbiyah, namun terdapat istilah lain yang seakar dengannya, yaitu al-rabb, rabbayani, murabbiy, yurbiy dan rabbaniy dengan kata kerja “rabba”. Pendidikan dalam bahasa arabnya adalah “tarbiah wa ta “lim” sedangkan “pendidikan Islam” dalam bahasa Arabnya adalah “tarbiyah Islamiyah.
Secara terminologi pendidikan adalah.
Tarbiyah Musthafa al_Maraghiy, membagi aktifitas al-tarbiyah dalam 2 macam “
1.      Tarbiyah khalqiyah pendidikan yang terkait dengan pertumbuhan jasmani manusia yang dapat dijadikan sebagai sarana dalam pengembangan rohaninya.
2.      Tarbiyah diniah tah-zibiyyah pendidikan yang berhubungan dengan pembinaahn,  pengambangan akhlak dan agama manusia, untuk kelestarian diri sesama alam lingkungan dan relasinya dengan tuhan.

     D.       TUJUAN  PENDIDIKAN

       Tujuan pendidikan  merupakan gambaran dari falsafah atau pandangan hidup manusia, baik secara perseorangan  maupun kelompok. Membicarakan tujuan pendidikan akan menyangkut sistem  nilai dan norma-norma dalam suatu konteks kebudayaan, baik dalam  mitos, kepercayaan dan religi, falsafah, ideologi, dan sebagainya.
Dalam menentuan tujuan pendidikan  ada beberapa nilai yang perlu diperhatikan, seperti yang dikemukakan oleh Hummel (1977:39) yaitu  tujuan pendidikan harus mengandung tiga unsur. 
Pertama autonomy, yaitu memberi kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan secara maksimum kepada induvidu maupun kelompok, untuk dapat hidup mandidri, dan hidup bersama dalam kehidupan yang lebih baik. Kedua aquity (keadilan), berarti bahwa tujuan pendidikan tersebut harus memberi kesempatan kepada seluruh warga masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam kehidupan berbudaya dan kehidupan ekonomi, dengan memberikan pendidikan dasar yang sama. Ketiga survival , yang berarti bahwa dengan  pendidikan  akan menjamin pewarisan kebudayaan dari satu generasi kegenerasi berikutnya.
Berdasarkan ketiga nilai tersebut di atas, pendidikan mengemban tugas untuk menghasilkan generasi yang lebih baik, manusia –manusia yang berkebudayaan. Manusia sebagai induvidu yang memiliki berkepribadian yang lebih baik. Nilai-nilai diatas menggambarkan pendidikan dalam suatu konteks yang sangat luas, menyangkut kehidupan seluruh ummat manusia,  dimana di gambarkan bahwa tujuan pendidikan adalah untuk menciptakan suatu kehidupan yang lebih baik.
     

E.     LANDASAN  PENDIDIKAN  ISLAM

        Dasar utama pendidikan  Islam  tertuang dalam Al-Qura’an dan Sunnah Nabi diatas dua pilar ini konsep dasar pendidikan  Islam. Titik tolaknya dimulai dari konsep manusia menurut Islam.
1.       Al-Qur’an
Abdul Wahab Khallaf  seperti yang di kutip ramayulis mendefinisikan Al-Qur’an adalah “Qalam Allah yang diturunkan melalui malaikat jibril kepada hati Rasulullah anak abdullah dan aminah dengan lafaz bahasa arab dan makna hakiki untuk menjadi hujjah  bagi  rasulullah atas kerasulanya dan  menjadi pedoman bagi umat manusia dengan penunjukannya serta beribadah membcanya”.

Umat Islam  sebagai suatu umat yang dianugrahkan Tuhan  suatu kitab suci Al-Qur’an, yang lengkap dengan segala petunjuk yang meliputi seluruh aspek kehidupan  dan bersifat universal, sudah barang tentu dasar pendidikan mereka adalah bersumber kepada falsafah hidup yang berdasarkan kepada Al-Qur’an. Pada masa awal  pertumbuhan Islam , Nabi Muhammad SAW adalah sebagai pendidik pertama, telah  menjadikan Al-Qua’an  sebagai   dasar pendidikan Islam disamping sunnah beliau sendiri.
2.       Sunnah
Sunnah dapat dijadikan dasar pendidikan  Islam  karena sunah pada hakikatnya tidak lain adalah  penjelasan  dan praktek dari ajaran Al-Qur’an itu sendiri, disamping sunah merupakan sumber utama pendidikan Islam  karena Allah SWT menjadikan Muhammad SAW sebagai teladan bagi umatnya.
Menurut haidar P. Daulay dasar pendidikan Islam adalah suatu konsep yang menggambarkan ciri suatu bentuk kebaikan dalam hal yang nampak ataupun yang tidak terlihat.
      F.       MAKNA PENDIDIKAN

       Makna pendidikan dapat dilihat dalam pengertian secara khusus dan pengertian secara luas. Dalam arti khusus, Langeveld mengemukakan bahwa pendidikan adalah bimbingan yang diberikan oleh orang dewasa kepada anak yang belum dewasa untuk mencapai kedewasaanya. 
Dalam undang-undang RI nomor 2 tahun 1989 tentang sistem pendidikan nasional, disebutkan bahwa pendidikan adalah usaha sadar untuk menyiapkan peserta didik melalui kekgiatan bimbingan, pengajaran, dan atau latihan bagi peranannya dimasa yang akan datang. Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan serta meningkatkan mutu kehidupan dan martabat manusian indonesia dalam rangka upaya mewujudkan tujuan nasional.
Ada beberapa prisip dasar tentang  pendidikan yang akan dilaksanakan :

Pertama, bahwa pendidikan berlangsung seumur hidup. Usaha pendidikan sudah dimuali sejak manusia lahir dari kandungan  ibunya, sampai tutup usia, sepanjang ia mampu untuk menerima pengaruh dan dapat mengembangkan dirinya. Suatu  konsekuensi dari konsep  pendidikan sepanjang hayat adalah, bahwa pendidikan tidak identik dengan  persekolahan. Pendidikan akan berlangsung  pada lingkungan keluarga, sekolah, dan  masyarakat.
Kedua, bahwa tanggung  jawab pendidikan merupakan tanggung jawab bersama semua manusia : tanggung jawab orang tua, tanggung jawab masyarakat, dan tanggung jawab pemerinatah. pemerintah Tidak boleh monopoli segalanya, bersama keluarga dan  masyarakat, pemerintah berusaha semaksimal mungkin agar pendidikan mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
Ketiga, bagi  manusia pendidikan merupakan suatu keharusan, karena dengan pendidikan manusia akan  memiliki kemampuan  dan kepribadian yang  berkembang , yang disebut manusia seutuhnya


Daftar Pustaka
Dauly, Haidar Putra, 2009; Pemberdayaan Pendidikan Islam di Indonesai, Rinekacipta; Jakarta.
Hasan, Langgulung, 1980, Beberapa Pemikiran Tentang Pendidikan Islam, Al-Ma’arif, Bandung.
Tafsir, Ahmad. 2001; Ilmu pendidikan dalam perseptif islam, PT. Remaja Rosdakarya, Bandung.
Uyoh sadulloh, 2008 ; pengantar filsafat pendidikan, Alfabeta CV, Bandung.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

KUMPULAN MAKALAH PROGRAM MAGISTER UNIVERSITAS ISLAM ASSYAFI'IYAH JAKARTA

                                          MATA KULIAH :  KAWASAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN  JUDUL :  LANDASAN TEORI DAN PENGEMBANGAN SISTEM (Maka...